Foto: Getty Images

Jakarta - Bermain cryptocurrency memang bisa bikin geregetan karena harganya yang selalu fluktuatif naik turun dengan cepat layaknya roller coaster.

Para investor yang menempatkan uangnya di mata uang digital seperti Bitcoin memang harus sabar untuk menghadapi kenyataan bahwa tren terkini menunjukkan penurunan pada nilai cryptocurrency tersebut.

Meskipun begitu, hal tersebut tidak serta merta membuat para pemain Bitcoin harus merasa panik dan secara gegabah justru melepas seluruh asetnya di mata uang digital tersebut.

Sebagaimana detikINET lansir dari CNBC, Sabtu (3/2/2018), terdapat beberapa cara bagi investor Bitcoin untuk tetap menenangkan diri dalam situasi yang bisa dibilang tidak menyenangkan seperti saat ini.

1. Alihkan Pandangan dari Bitcoin

Foto: Getty Images

Menurut Willemien Kets, Associate Professor dari Departemen Ekonomi University of Oxford, naik turunnya nilai Bitcoin membuat mata uang digital ini jadi menarik.

Meskipun begitu, menurutnya, memeriksa nilai cryptocurrency secara terus menerus sangat tidak produktik, bahkan ia menyebutnya sebagai jebakan. "Tidak ada yang bisa dilakukan terhadap perubahan nilai tersebut," katanya.

Senada dengan kets, Jack Tatar, co-author dari buku berjudul Cryptoassets: The Innovative Investor's Guide to Bitcoin and Beyond, pun memberikan alasan lain mengapa mengecek nilai Bitcoin lewat ponsel secara konstan adalah hal yang sia-sia.

"Suatu waktu, bisa saja para pemain melihat bahwa mereka berhasil mendapatkan USD 30 ribu. Sayangnya, pasar cryptocurrency memiliki likuiditas yang berbeda dengan saham atau pasar obligasi," kata Tatar.

Ia menambahkan bahwa hal tersebut disebabkan oleh panjangnya proses transaksi pada cryprocurreny, sehingga seiring waktu berjalan nilainya juga bisa terus berubah.

2. Prinsip HODL

Foto: Getty Images

HODL adalah kependekan dari 'Hold On for Dear Life', sebuah strategi untuk menahan Bitcoin dengan memindahkan sejumlah aset ke dompet Bitcoin -- untuk menjaganya tetap aman sampai diputuskan untuk menggunakannya atau menjualnya.

Menurut Ric Edelman, founder sekaligus Executive Chairman dari Edelman Financial Services, ketika orang-orang menjual dan membeli Bitcoin pada sebuah siklus, mereka melewatkan gambaran besar dari cryptocurrency dan teknologi blockchain itu sendiri

"Tidak dapat dipungkiri, mata uang digital adalah masa depan. Para pemain harus mempersiapkannya selama bertahun-tahun," ujarnya.

Ia pun mengatakan bahwa keputusannya untuk menahan Bitcoin miliknya selama lebih dari sedekade terakhir terbukti membawakan hasil.

"Saya sudah mengalami sejumlah naik turun nilai Bitcoin yang drastis. Mulai dari USD 1 ke USD 10 ribu, jatuh ke USD 200, hingga meningkat pada angka USD 16 ribu," tuturnya.

Ia pun menyadari bahwa sebagian orang tidak dapat mentoleransi jatuh bangunnya nilai Bitcoin. "Jika hal tersebut membuat para pemain memandangi atap di malam hari tanpa sebab, lebih baik tidak usah memilikinya sama sekali," pungkasnya.

Bingung tentang sourcecode atau pemrograman yang ingin dipelajari? TANYA DI SINI
Bingung cari modul, soal, pembahasan mata kuliah? CARI DI SINI