Teknologi Pengenal Wajah di Olimpiade Tokyo 2020

  05 Jan 2018

Hallo Informatics! Tau gak sih? Ajang olahraga International empat tahunan sudah mulai dipersiapkan nih, PiBi. Jepang, selaku tuan rumah Olimpiade 2020 sudah mulai berbenah dalam pembentukan tim penyelenggara, penentuan lokasi, serta persiapan lainnya yang akan mendukung ajang bergengsi itu.

Dalam persiapan Olimpiade 2020 nanti, Jepang akan memberikan sesuatu yang baru loh, PiBi, yaitu teknologi Facial Recognition. Mungkin kalian sudah tidak asing dengan teknologi tersebut, iya kan? Biasanya Facial Recognition digunakan oleh tempat umum seperti hotel, restaurant, dan mall. Namun, kali ini akan digunakan pada ajang Olimpiade. Kira-kira apa manfaatnya ya?

Dilansir dari laman Japan Today (28/12/2017), sistem yang bisa mendeteksi hingga 400.000 wajah tersebut akan digunakan sebagai keamanan atas kartu identitas. Sebab, seperti yang sudah terjadi sebelumnya, banyak kecurangan data yang digunakan. Selain itu, teknologi deteksi wajah ini juga membantu panitia dalam mengelompokkan atlet yang akan bertanding di Olimpiade 2020 nanti.

Kabar punya kabar, penggunaan teknologi Facial Recognition ini adalah yang pertama kali sepanjang sejarah Olimpiade loh, PiBi. Dan, tidak hanya atlet yang akan diberikan sistem tersebut, melainkan juga para kru, pejabat, serta awak media yang nantinya akan meliput perjalanan Olimpiade di Tokyo, Jepang.

Saat pemegang kartu akses deteksi wajah masuk ke area venue, maka sistem akan otomatis mengenali wajah dengan menampilkannya pada layar. Proses ini akan berlangsung cepat kok, PiBi. Jadi, saat kartu digunakan oleh orang lain, maka sistem tidak akan membacanya karena berbeda dengan data yang tersimpan.

Mengingat ajang bergengsi tersebut masih dua tahun lagi, pihak pengembang ingin terus menyempurnakannya lagi. Sehingga saat Olimpiade 2020 telah mulai, semua sudah siap tanpa ada kendala yang merepotkan panitia.

 

Sumber : feedme.id




Afiliasi Lembaga

Profil HMIF

Lembaga FSM

Download Corner